Jayapura, Papua – Para influencer dan pegiat media sosial di Papua secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga dan mewujudkan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Papua.
Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika ruang digital yang kian kompleks, peran media sosial tidak lagi sekadar sarana komunikasi, melainkan menjadi ruang strategis yang mampu memengaruhi opini publik dan stabilitas sosial. Para influencer Papua menilai bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan, kelancaran aktivitas sosial, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Keamanan adalah prasyarat utama kemajuan. Tanpa situasi yang kondusif, pembangunan tidak akan berjalan optimal dan kesejahteraan masyarakat akan terhambat,” tegas perwakilan influencer Papua dalam pernyataan sikapnya.
Sebagai bagian dari masyarakat digital, para pegiat media sosial menyatakan komitmennya untuk menggunakan platform secara bertanggung jawab dengan menyebarkan konten yang positif, edukatif, dan menyejukkan. Mereka juga bertekad untuk menangkal hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat Papua.
Lebih lanjut, masyarakat diajak untuk semakin bijak dalam menerima dan membagikan informasi. Verifikasi fakta, klarifikasi sumber, serta mengedepankan etika bermedia sosial menjadi langkah penting dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan produktif.
Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan Papua yang aman dan damai. Dukungan moral dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial akan memperkuat upaya Polri dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan humanis.
Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, para influencer Papua optimistis bahwa keamanan dan kedamaian dapat terus terjaga, sehingga Papua mampu melangkah maju menuju masa depan yang lebih sejahtera dan bermartabat.

